Texas Hold'em Download_Betting Handicap_Indonesian Sports_Indonesia Lottery Results_Football betting

  • 时间:
  • 浏览:0

pLive CasinoercuLive CasinomLive Casinoa ngasih kalau niat itu nggak adatang dari hatinya, bukan begitu? via weheartit.com

“Wah Chelsea Glenn ini relatiLive Casinoonship goals banget nih.”

“Apanya?”

“Ya itu, pacaran lamaa, nikahannya istimewa, kuenya aja gede luar biasa. Pengen deh kaya gitu.”

“Ya kali duit dari mana -_-“

Para cowok percaya, setiap orang punya cara berbeda-beda dalam menunjukkan kasih sayangnya. Ada yang lebih suka membelikan bunga, coklat, mengantar jemput setiap hari, mengajak traveling seminggu sekali, dan lain-lainnya. Masing-masing orang juga punya masing-masing cara, relationship nggak bisa disamain satu sama lainnya. Selama pasanganmu masih berusaha membuatmu merasa dicintai, kenapa harus repot nuntut macem-macem?

Menginginkan relationship goals layaknya  pasangan artis ngetop, atau bahkan tingkatnya sudah internasional. Yang begini justru bikin si cowok ilfil dan minder, lebih-lebih mereka bakal mikir si cewek matre. Ingin liburan berdua di sebuah private beach, makan malam di sebuah resto mewah, dan hal-hal yang berkesan mahal lainnya, itu semua hanya penting untuk cewek. Untuk cowok yang penting adalah kebersamaan yang sederrhana. Para cewek nyadar nggak sih kalau cowok mau melakukan apapun yang cewek hanya karena si cowok ingin bersama dengan si cewek. Alasan yang sangat sederhana bukan?

Cewek kerap kali membandingkan hubungannya saat ini dengan pasangan-pasangan lainnya. Sementara cowok, inginnya sama sekali tak terpengaruh dengan siapapun ketika menjalani hubungannya dengan pasangan. Sebab, mereka percaya, apa yang terlihat di permukaan bisa saja berbeda dengan kenyataan. Dan hal-hal yang terlihat secara kasat mata itu tak menjamin hubungan seseorang akan berjalan sempurna.

Jadi, gimana? Masih keukeuh ngomongin relationship goals bareng cowokmu? Atau sudah menemukan rumusan baru relationship goals yang akan kamu wujudkan bersama pasangan? Tanpa lihat pasangan lain tentunya. Inget, rumput tetangga selalu lebih hijau. Katanya sih begitu~

“Pacar pernah marah gara-gara aku nggak ngasih hadiah anniversary ke dia, ternyata relationship goals dia ingin seperti sahabatnya dan pasangannya. Selalu kasih bunga dan beragam hadiah pas anniversary. Iya, pacar sahabatnya tipe cowok romantis. Kan aku bukan?” Bagus, Jakarta

yang begini ya nggak penting bangetlah via kaskus.id

“Betapa maraknya pasangan tukeran baju dan cium ketiak di instagram. Ini menurutku bukan relationship goals, tapi pembodohan. Cinta apa adanya ya nggak gitu juga caranya,” Aditya, Yogyakarta.

“Udah bagus punya pacar, kenapa masih nuntut macem-macem. Banyak jomblo ngenes di luar sana yang pengen banget punya pacar dan belum kesampaian. Jadi cewek itu nggak usahlah punya relationship goals macem-macem, kesannya nggak bersyukur,” Ferry, Semarang.

bersyukur jadi sesuatu yang jauh lebih baik via nyunyu.com

Kebanyakan cowok, tidak akan punya relationship goals apa pun ketika ada di masa pacaran. Baru setelah ada niat serius dengan pasangan, relationship goals itu akan hadir dengan sendirinya. Lebih dari itu, dia pun akan bersungguh-sungguh mewujudkannya. Apalagi, untuk relationship goals yang kekinian, macam cium ketiak pacar atau tren tukar baju sama pacar yang lantas dijadikan relationship goals cewek-cewek masa kini.

Selain nggak jelas, makin kesini yang namanya relationship goal makin nggak realistis. Seharusnya goal itu disesuaikan dengan kemampuan. Kalau jauh diatas kemampuan namanya bukan goal, tapi dream.

“Bentuk relationship goals itu seharusnya sederhana aja. Ada keterbukaan informasi antara keduanya tanpa diminta, selalu meluangkan waktu untuk berkeluh kesah, sesederhana itu. Yang sering salah konsep ya yang ribet dan terlalu mewah, padahal tiap orang itu beda-beda kemampuan kan?” Irfan, Surabaya.

yang begini lihat lihat kemampuannya dululah via liputan6.com

Makin kesini, agaknya cewek-cewek makin sering ngomongin soal relationship goals. Kabar buruknya, ternyata para cowok justru makin jengah dengan obrolan yang mereka anggap mengada-ada dan nggak ada mutunya itu, nggak realistis. Tiap lihat pasangan lain yang dianggap keren, para cewek kemudian menjadikan mereka relationship goals. Kalau ekspektasi ketinggian, dan kemudian nggak berimbang dengan kenyataan, siapa yang mau disalahkan? Buat kamu yang penasaran, ini nih yang ada di pikiran cowok soal tetek bengek relationship goals!